MATERI EKONOMI OLIPS
Ekonomi
A.
Kegiatan Ekonomi
- Produksi:
- Pengertian: Kegiatan menghasilkan barang/jasa atau
menambah nilai guna suatu benda.
- Tujuan: Memenuhi kebutuhan konsumen dan memperoleh
keuntungan (profit).
- Faktor Produksi: Alam (SDA), Tenaga Kerja
(SDM), Modal, dan Kewirausahaan.
- Distribusi:
- Pengertian: Kegiatan menyalurkan barang/jasa dari
produsen ke konsumen.
- Sistem Distribusi: Langsung (tanpa
perantara), Semi Langsung (melalui toko milik produsen), dan Tidak
Langsung (melalui grosir, agen, pengecer).
- Konsumsi:
- Pengertian: Kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai
guna barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.
- Faktor yang Memengaruhi: Pendapatan, tingkat harga,
selera, gaya hidup, dan jumlah anggota keluarga.
B. Pasar
& Harga
- Pengertian Pasar:
- Konvensional: Tempat bertemunya penjual dan pembeli secara
langsung untuk bertransaksi.
- Abstrak/Modern: Hubungan atau mekanisme
yang mempertemukan permintaan dan penawaran tanpa harus bertatap muka
secara fisik.
- Fungsi Pasar:
- Fungsi Distribusi: Mendekatkan barang/jasa
dari produsen ke konsumen.
- Fungsi Pembentukan Harga (Price Maker): Menetapkan kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.
- Fungsi Promosi: Memperkenalkan produk baru
kepada masyarakat.
- Mekanisme Terbentuknya Harga:
- Hukum Permintaan: Jika harga naik, jumlah
barang yang diminta turun (P↑→Qd↓).
- Hukum Penawaran: Jika harga naik, jumlah barang
yang ditawarkan naik (P↑→Qs↑).
- Harga Keseimbangan (Equilibrium Price): Harga yang terbentuk pada titik potong antara kurva permintaan
dan penawaran (Qd=Qs).
C.
Perdagangan Internasional
- Ekspor & Impor:
- Ekspor: Kegiatan menjual barang/jasa dari dalam
negeri ke luar negeri (pelaku: eksportir).
- Impor: Kegiatan membeli barang/jasa dari luar
negeri ke dalam negeri (pelaku: importir).
- Devisa:
- Alat pembayaran luar negeri yang diakui secara internasional
(contoh: mata uang asing utama, emas, surat berharga).
- Ekspor menambah devisa negara, sedangkan impor mengurangi devisa.
- Kebijakan Perdagangan Internasional:
- Tarif/Bea Masuk: Pajak barang impor untuk
melindungi industri dalam negeri.
- Kuota Impor: Pembatasan jumlah fisik barang impor yang
boleh masuk.
- Subsidi: Bantuan pemerintah kepada produsen lokal
agar harga jual lebih bersaing.
- Dumping: Kebijakan menjual barang di luar negeri
dengan harga lebih murah dibanding di dalam negeri.
- Embargo: Larangan total perdagangan dengan negara
tertentu.
D.
Mobilitas, Pelaku Pembangunan, Kelangkaan
- Ketenagakerjaan & Mobilitas:
- Peran Tenaga Kerja: Sebagai faktor produksi
utama yang menggerakkan roda perekonomian dan pembangunan.
- Mobilitas Tenaga Kerja: Perpindahan tenaga kerja
antarsektor (misal: dari pertanian ke industri) atau antarwilayah
(urbanisasi/migrasi).
- Masalah Pengangguran:
- Kondisi ketika angkatan kerja belum mendapatkan pekerjaan.
- Penyebab: Ketidakseimbangan antara pertumbuhan
angkatan kerja dengan ketersediaan lapangan kerja (mismatch
kualifikasi).
- Faktor Penyebab Kelangkaan Sumber Daya (Scarcity):
- Keterbatasan jumlah sumber daya alam di bumi.
- Pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat cepat.
- Keterbatasan kemampuan produksi dan teknologi manusia.
- Bencana alam dan kerusakan lingkungan akibat ulah manusia.
E.
Perdagangan Antardaerah/Antarpulau
- Faktor Pendorong:
- Perbedaan faktor produksi yang dimiliki antarwilayah (misal:
daerah A kaya hasil laut, daerah B kaya hasil pertanian).
- Perbedaan tingkat harga barang antarwilayah.
- Keinginan produsen untuk memperluas jangkauan pasar.
- Manfaat:
- Terpenuhinya kebutuhan barang/jasa yang tidak dapat diproduksi di
daerah sendiri.
- Meningkatkan pendapatan produsen dan menciptakan lapangan kerja
baru.
- Mempererat hubungan persatuan antarwilayah/antarpulau.
- Hambatan Perdagangan Dalam Negeri:
- Tingginya biaya logistik dan transportasi antarpulau.
- Keterbatasan infrastruktur pelabuhan atau sarana perhubungan.
- Cuaca ekstrem atau gangguan gelombang laut.
- Regulasi atau retribusi daerah yang rumit.
Komentar
Posting Komentar